Pertanyaan:

Mohon Pencerahannya, Bagaiamana mekanisme syarat2nya, pencatatan, pengesahan dan dasar hukum untuk supaya BLU legal menerima hibah dalam bentuk barang, trim

31.08.2020 • Dede Solihin

Jawaban:

Selamat siang Sdr. Dede,

Berdasarkan PP Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum, satker BLU diperbolehkan menerima hibah dari masyarakat baik hibah terikat maupun tidak terikat, dan diakui sebagai pendapatan BLU.

Merujuk pada PMK No.99/PMK.05/2017 tentang Administrasi Pengelolaan Hibah, secara umum, penerimaan negara dapat dikategorikan sebagai hibah apabila memenuhi kriteria sebagai berikut:

  1. Tidak dimaksudkan untuk dibayarkan kembali pada Pemberi Hibah;
  2. Tidak disertai ikatan politik, serta tidak memiliki muatan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan negara; dan
  3. Digunakan untuk mendukung pencapaian sasaran keluaran kegiatan satker penerima hibah, atau untuk mendukung penanggulangan keadaan darurat.

Adapun perlakuan hibah dalam bentuk barang/jasa berdasarkan PMK No.220/PMK.05/2016 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Badan Layanan Umum adalah sebagai berikut:

  1. Pendapatan Hibah bentuk barang/jasa diakui pada saat serah terima yang tertuang dalam Berita Acara Serah Terima (BAST).
  2. Pendapatan hibah bentuk barang/jasa diukur sebesar nilai pendapatan hibah sesuai dengan dokumen BAST atau yang dipersamakan.
  3. Hibah barang/jasa tidak perlu diregister.
  4. Pendapatan hibah bentuk barang/jasa tidak dilakukan pengesahan pendapatan karena berupa transaksi non kas.
  5. Pendapatan hibah bentuk barang dan/atau jasa disajikan di Laporan Operasional (LO) sebagai PNBP Lainnya dalam pos Pendapatan Operasional, sedangkan beban jasanya disajikan di LO sebagai beban sesuai definisi bebannya dalam pos Beban Operasional, dan jika dalam bentuk persediaan dan/atau aset tetap, aset tetap lainnya, atau aset lainnya disajikan di Neraca sesuai dengan definisi asetnya.
  6. Hibah dalam bentuk aset tetap dicatat pada SIMAK BMN sebesar nilai nominal yang tertera dalam BAST Hibah. Jika tidak tersedia nilai perolehannya, dapat digunakan nilai wajar aset tersebut pada tanggal dilakukannya serah terima hibah.

Demikian, semoga bermanfaat.

Terjawab 31.08.2020